Archive | About love and life RSS feed for this section

Weekly Photo Challenge: Family

20 Jan

20140120-234227.jpg

Ceritanya Saya, Arsy, dan Ayahnya Arsy lagi ikut ikutan foto ala selfie nih.

Momennya pas lagi liburan awal Januari lalu.

Foto di atas adalah foto selfie penampakan kaki kami sewaktu main air di bawah aliran air yang jernih.

Kalau foto di bawah adalah foto selfie kami dengan penampakan yang manis 😀

20140120-235614.jpg

Obrolan Pagi Pascasubuh

12 Jan

20140117-100923.jpg

“Happy eniperseri suamiy”
*Sambil gegoleran di tempat tidur + mata sepet karena sempet bangun beberapa kali tengah malam akibat anak balitanya masup angin*

“Happy eniperseri”
*suaranya kaya orang kumur2 karena ngomongnya sambil tidur tengkurep+ketutup bantal*

Dengan sigap sang Isteri minta pelukan eniperseri begitu suaminya merubah posisi dari tengkurep ke duduk

“Aku mau pupu dulu”
*langsung bangun jalan keluar kamar*

😭😭😭😭

Beberapa menit kemudian saat suaminya balik ke kamar

“Gantian deh aku yang pupu sekarang”

😜😜😜

#romantismeketidakromantisan

Enihow,
“Happy eniperseri ke-7 suamiku sayang, semoga pernikahan kita senantiasa dinaungi umur panjang, dihujani kebahagiaan, dan dibanjiri lautan rezeki yang berkah”

amiinn amiin 🙏

Jakarta, 12 Januari 2014

TTD
Seorang isteri yang pada detik ini sedang duduk manis di closet, masih dengan mata sepetnya

Kejadian juga deh…

14 Dec

Dari dulu, sebelum punya anak, saya paling ga tega ngeliat anak bayi atau balita dirawat di RS yang dalam artian tangan, kaki, atau kepalanya terintegrasi dgn infusan.

Setelah punya anak, terlebih tau Arsy tipikal anak yang cukup aktif, hal yang paling saya ga pinginin atau bahkan ngebayangin adalah ya itu, arsy diopname.

Tapi, yang namanya takdir siapa coba yang bisa nentuin kalau bukan Allah yang punya Maha Kehendak.

Ya, per kemarin siang persisnya Sabtu (12/12/13) Arsy untuk pertama kalinya harus ngerasain tangannya terpaksa ditusuk jarum infus 😭😭

Critanya bermula dari Kamis lalu,

Continue reading

Janjimu palsuh

23 Nov

Image

sumber foto klik di sini

 

Sejak posting terakhir berjudul “akhirnya” (4 bulan silam), saya sebenarnya semacam sudah berikrar dengan diri sendiri untuk setidaknya ngapdet tulisan di sini, yaaa minimal dalam satu bulan adalah barang satu atau dua yang diposting…

Lah, ini kok ya udah gini hari masih mentok di tulisan yang ntu ntu aja.. sighhhh kaya orang yang sibuknya pake buanget buanget nies nies.. *self-toyor*

Ho oh nih, kenapa ya sejak punya “mainan hidup” (hehehe maap ya neng Arsy dijadiin mainan sama bubuw) dunia saya seakan teralihkan dari kegiatan lain, hampir 99persen.

Mencoba cari pemakluman karena si eneng merupakan anugerah yang udah lamaaaa banget diharapharapin kok ya saya jadi maluu sama yang perempuan senasib tapi beliow masih rajin banget apdet blognya (lirik jeng ayik)..

Tapi gimana dong kalo pada kenyataannya emang seperti itu, totally damn it’s true… huaaaaaaaa

Apakah ada di antara blogger lain yang juga mengalami sindrom malesapdetblogkarenapunyababy seperti saya, anyone?

Padahal nih ya, saya lumayan banyak punya bahan tulisan, mulai dari cerita akhirnya berhasil hamil, saat melalui masa kehamilan yang sungguh tak terkira melodramanya, dagdigugannya menjelang operasi sesar, kelahiran Arsy, susahnya ngasih ASI ekslusif ke Arsy, kena sindrom Babyblues, serunya MPASI Arsy, Rempongnya ambil kerjaan frilen saat Arsy demandnya udah tinggi banget, ultah Arsy yang pertama, persiapan boyongan ke Depok lagi, sampai cerita seputar proyek tulisan buku “Jangan Menyerah Bunda” yang Alhamdulillah sudah sampai di percetakan dan in Sya Allah awal Desember udah bisa dikonsumsi untuk publik.

Cuma yaaa rentetan tema tulisan di atas mungkin akan jadi basian kalo kenyataannya, kenyataannya, kenyataannya, saya gak pernah selesai mengeksekusinya di marih, ya kan ya kan? *toyor lagi*

Ahh anies ak zoothera, janjimu palsuh *ngomong sama diri sendiri*.
 
Let’s see.. I Promise..
 
Image
sumber foto, klik di sini

Akhirnya……..

23 Jul

Akhirnya, ya kata “Akhirnya” akhirnya saya pilih sebagai judul tulisan saya di blog Zoothera ini sebagai salam sapa pertama saya setelah hiatus hampir 1,5 tahun lamanya dari dunia perblogan.

skedar info, sbnrnya saya ga betul2 off nulis karena sejak tulisan terakhir tertanggal 14 Feb 2012, saya msh smpet buat 2 tulisan yg blum tuntas dan mash teronggok di draft *ngeles*

markijut (mari kita lanjut)

Apa kabar maharmu?

2 Jan

“Saya terima nikah dan kawinnya Fulanah binti Fulan dengan seperangkat alat salat dibayar tunai”

Familiar kan dengan kalimat di atas?

Kalimat yang biasanya sering terdengar lantang diucapkan oleh mempelai pria saat ijab kabul pernikahan.

Ya, seperangkat alat salat atau kadang kala ditambahkan dengan Al-Qur’an sering kali dijadikan “benda lazim” sebagai mahar pengikat resminya suatu hubungan suami-isteri.

Tapi, saat saya menikah dengan suami 12 Januari 2007 lalu, saya tidak meminta mahar yang sudah umum tersebut.

Saya hanya meminta uang tunai sebesar Rp260.996 yang sudah terangkai dalam bingkai berbentuk masjid.


Nominal Rp260.996 merupakan kepanjangan dari tanggal bersejarah saya dan suami yang menjadi saksi bertemunya bibit-bibit cinta ala “Cinta Monyet” kami, yakni 26 September tahun 1996.

Pemilihan masjid sebagai figur dari mahar tersebut semata sebagai media pengingat agar kami tidak pernah luput untuk bersujud, bertafakur, serta berdoa kepada Allah agar rumah tangga kami terus suci sesuci rumah Allah.

Sampai saat ini, bingkai mahar tersebut masih bergelayut manja di dinding kamar kami yang dengan leluasa bisa terpandang setiap kali kami terbangun di pagi hari.. dan tiap kali kami memandangnya, tiap kali pula pikiran kami bisa melayang jauh ke momen-momen sakral nan membahagiakan itu.

Catatan

Walaupun mahar yang diberi suami berupa uang, suami saya tetap memberi bingkisan berupa mukena dan Al-qur’an pink yang Alhamdulillah tidak hanya saya jadikan sebagai pajangan.

Mukena yang sudah belel dan Alqur

Ternyata bulan Januari juga menjadi bulan bersejarahnya Mba Tarry dan suami yak?

Teriring ucapan semoga rumah tangga kalian selalu diberkahi dengan kebahagiaan lahir batin dan dunia akhirat

Amiin aminn ya rabal alamin

Artikel ini diikutsertakan dalam acara GIVEAWAY “11 tahun Bersamamu” oleh Tarry KittyHolic

Hari Ibu: Aku Besar di Pangkuanmu Bu..

23 Dec

Bu…

Masih ingat gak dengan foto ini?

Kalau gak salah, foto ini diambil saat aku berumur 6 atau 7 tahun

Selalu segar dalam ingatanku Bu,

Duduk di pangkuan Ibu persis seperti pose yang ada di dalam foto adalah suatu hal yang paling aku suka

Sebagai anak bungsu aku mendapat kehormatan lebih untuk bisa puas menyesap ASI Ibu selama 4 tahun, sementara kakak- kakak hanya bisa 2 tahun kurang

Dan saat-saat meng-ASI itulah momen di mana aku bisa puas leyeh-leyeh di pangkuan Ibu

Hingga beranjak dewasa pun aku juga kerap sesekali mencuri-curi waktu istirahat Ibu dan sedikit memaksa meminta ibu untuk memangkuku  serta memelukku erat-erat

Dan Ibu tidak pernah sekalipun menolak atau keberatan karena badanku sudah tidak kecil seperti dulu 🙂

Ya, aku memang besar di pangkuanmu Bu…..

Ibu,

Di bawah ini adalah foto terapdet aku dan Angga saat bertandang ke “rumah terakhir” ibu tepat di hari kedua perayaan idul fitri kemarin

___________________________________________________________________________________________________

Potret ini di ikut sertakan dalam Kontes Perempuan dan Aktivitas yang di  selenggarakan  oleh  Ibu Fauzan dan Mama Olive
~Selamat Hari Ibu Para Sahabat Perempuan~
____________________________________________________________________________________________________

Catatan

FYI, sumber foto dan isi tulisan di atas saya kutip dari tulisan saya  di hari ibu tahun lalu yang diberi sentuhan modifikasi agar terlihat sedikit beda 🙂

Saat Ibu saya masih ada di dunia, handphone berkamera atau kamera digital belum hadir di Indonesia dan album foto  keluarga yang banyak berisi kenangan bersama ibu ludes dimakan banjir besar 5 tahun lalu. Foto ini pun saya peroleh dari salah seorang kerabat saya yang sengaja mentag saya di FBnya.



Hari Isteri Kapan?

22 Dec

Usai subuhan, saya menyiapkan kado dan satu rangkai bunga untuk mama mertua.

Sesuai rencana, saya minta pada adik ipar “down sindrom” kesayangan saya -Arsa- untuk memberikannya kepada mama.

Sekitar pk.07.00, sebelum mama mandi dan siap-siap pergi ke kantor, Arsa keluar dari kamar saya sambil menyanyikan lagu “Kasih Ibu” dan membawa kado+bunga yang tadi saya siapkan.

“Makasih yaaaa… kadonya (saya kasih kaftan warna cream) bisa mama pake besok dong di acara hari ibu di Fatmawati”

Saya senang saat melihat mama senang menerima kejutan kecil itu.

Dari situ, saya masuk ke kamar dan menemani suami yang sedang merapikan pakaian di depan cermin.

Seperti biasa, saya sukanya gelendotan (Bahasa betawi dari gelayutan manja-red) ke suami.

Saya membisikkan kata-kata di kupingnya,

“Suami, kado untuk mama udah dikasihin ke Arsa, trus kado untuk aku mana?”

Iya, nanti yaa kalau kamu udah jadi ibu”

Yahhhhh……kalo gitu hari isteri dehhh

Suami saya tersenyum,

memangnya kapan hari isteri

sekarang aja, gimana?”

tunggu gajian yaaa….hehehhee”

ga usah repot-repot, mi bangka di deket kantor kamu, yang kamu kasi liat fotonya kemarin di BBM”

oke, insya Allah kalo hari ini ga sibuk yaaaa…”

Saya cuma bisa mengangguk-angguk 🙂

My Shy-Shy-Cat Smile :)

19 Dec

Kategori Foto SEGGER WANITA


Ahhh… saya selalu tersenyum setiap kali melihat foto ini

My shy-shy-cat smile…..

Akhirnya mampu men”cakar” lembut kegalauan wajah saya jelang ijab kabul terlontar dari mulut suami

Ya, saat di mana kata “sah” menjadi the greatest word of the day in this world 😳


Postingan ini khususon saya ikutsertakan dalam Kontes SEGGER (Senyum Ekspresi Blogger) yang diadakan oleh Blog Detik

Weekly Photo Challenge: Celebration

16 Dec

20111214-111722.jpg

Empat cahaya korek api di atas wafel, 12 Januari 2011 lalu

Menjadi penanda perayaan sederhana empat tahun pernikahan kami

Tak terasa dalam hitungan pekan, kami akan menambah satu cahaya lagi yang entah akan kami letakkan di atas apa

Semoga selagi masih ada cahaya yang bertambah, di situlah rona kami akan selalu terpendar

Menjadi semacam perayaan dan pemberitahuan bahwa kami BAHAGIA

Amin

Semangat Jumat Sahabatz,