22 Desember, Dua Potong Kenangan Tentang Ibuku

22 Dec

Sumber: ProfPic temen

Ibu dan Hari Ibu

Menjadi 2 hal yang sangat sentimentil

Ibu…..

Dengan menggumamkan kata IBU dalam setiap doaku, air mataku langsung menitik lembut demi membayangkan kelembutan senyumnya

Hari Ibu…..

Begitu pun ketika mengenang momen Hari Ibu yang jatuh pada hari ini, 22 Desember, air mataku langsung beruraian demi membayangkan duka yang tak terkira saat aku harus rela kehilangan Ibuku untuk selama-lamanya 10 tahun silam

Aku rasa, ini memang skenarioNYA yang terbaik dari fasa hidupmu ibu..

Seakan Ibu sengaja menjejakkan kesan mendalam di hatiku betapa berartinya hari ibu

[duhhh, tuh kan jadi sentimentil *air mata dengan segera berkumpul di kedua ujung kelopak mata*]

Ibu,

Masih ingat gak dengan foto ini?

Kalau gak salah, foto ini diambil saat aku berumur 6/7 tahun

Selalu segar dalam ingatanku bu,

Duduk di pangkuan ibu persis seperti pose yang ada di dalam foto adalah suatu hal yang paling aku suka

Bagaimana tidak?

Bisa dibilang, aku besar di pangkuan ibu

Ya, sebagai anak bungsu aku mendapat kehormatan lebih untuk bisa puas menyesap ASI Ibu selama 4 tahun, sementara kakak- kakak hanya bisa 2 tahun kurang

Sebagai anak yang sudah bersekolah di bangku TK O Kecil (sekarang TK A), anak usia 4 tahun seperti aku dulu,  sudah pandai membaca angka, huruf, baca doa-doa ringan dalam bahasa arab, baca Al-Quran kecil (juz-ama),  dan tentunya sudah senang bermain

Aku masih ingat banget, ada 2 potong kenangan lucu seputar kelakuan aku yang masih ASI kala itu [ya inget lah orang udah gede:mrgreen: ]

#Potongan kenangan pertama adalah tentang kelakuanku yang masih ASI saat berumur 4 tahun

Suatu waktu, aku kecil tengah bermain petak umpet dengan teman-temanku, di tengah aku ngumpet, aku berlari ke dalam rumah

Waktu itu, aku melihat Ibu sedang duduk dan ngobrol di teras rumah dengan seorang ibu tetangga

Dan tebak, mungkin karena aku haus, aku langsung duduk di pangkuan ibu, membuka kancing baju ibu, dan langsung meminum susu suci dari dada ibu😆

Apa yang ibu lakukan saat melihat tingkah laku konyol aku?

Apakah memarahi aku?

Tidak, ibu tidak melarang aku atau pun perlu untuk merasa malu dengan ibu-ibu tetangga teman ngobrolnya

Saat itu, ibu malahan melingkarkan kedua tangannya persis seperti foto di atas [bedanya badan aku agak lebih kecil dan posisi duduknya agak tiduran menyamping *posisi bayi yang menyusu*]

Sumpah aku akui, itu merupakan dekapan terhangat di seantero bumi yang barangkali bisa menghangatkan seseorang yang sekalipun sedang berada di kutub utara

#Potongan kenangan kedua masih seputar ASI, tapi kali ini tentang upaya ibu menyapih aku

Waktu itu, sepulang sekolah seperti biasa aku ingin menyusu di ibu, tapi ppphhhttttthh pahit sekali puting ibu [yang aku ingat  sih rasanya ga enak banget, aneh gituh]

Spontan, aku bilang ke ibu “ga enak susunya pahit, aku ga mau nete lagi ah sekarang” :mrgreen:

Saat itu, kulihat ibu tersenyum lega karena anak bungsunya sudah bisa memutuskan sendiri kapan harus berhenti minum ASI

Belakangan, aku baru tahu kalau rasa pahit itu bersumber dari getah daun jarak pagar (Jatropa curcas) yang memang kebetulan tumbuh di depan pagar rumah

Ibu,

Jasad ibu memang telah lama pergi dari pandangan mata sejak hari ibu tahun 2000, tapi di dalam jiwa dan raga ini akan terus mengalir kelembutan KASIH dan ASI ibu yang kekal adanya


Selamat hari ibu, ibuku

Ada dan tiada dirimu, Kau selalu ada di dalam hatiku [Bunda-Melly Guslaw]

Selamat hari ibu juga untuk semua perempuan yang berprofesi sebagai IBU

22Desember



12 Responses to “22 Desember, Dua Potong Kenangan Tentang Ibuku”

  1. lozz akbar 22/12/2011 at 17:41 #

    Doa tulus ikhlas dari sang anak, saya rasa itu merupakan kado terindah buat ibu di hari ibu

    met hari Ibu mbak Anies🙂

  2. dewiang 25/12/2010 at 15:18 #

    halo say kunjugan balik nih…
    pas baca ttg ini air mataku juga langsung deras..sama-sama kangen ibuuu bedanya aku baru setahun lalu jadi masih cengeng bgt😥

    • zoothera 05/01/2011 at 08:40 #

      Anggap saja ibu kita lagi pergi arisan atau ke pengajian ibu-ibu, tapi pulangnya pas kita lagi terlelap jadi datangnya setelah kita terbuai di alam mimpi…
      Karena apa? karena ibu kita memang akan selalu hidup di dalam alam bawah sadar kita..🙂

  3. zoothera 25/12/2010 at 05:43 #

    @menone: betull Ortu hrs diduluin dibandingin pacal, tp kalau suami gmana, mana yg lebih diduluin hayo??🙂

    @Tirto: cepp cepp, ibunya setiap hari dikirimin doa aja yaaa.. Insya Allah doa kita akan melapangkan & menerangkan kuburnya آمِّينَ

  4. tirto purwanto 25/12/2010 at 02:08 #

    jadi terharu n pengen nangis….
    aqw jga dah kehilangan my mom…..

  5. MENONE 23/12/2010 at 08:51 #

    ORTU no 1 baru pacar ya ga hehehehehehehe………………

  6. zoothera 22/12/2010 at 08:01 #

    😥
    Kangennnnhhh ibu

  7. Asop 22/12/2010 at 06:38 #

    ….😥
    Ibu….

  8. zoothera 22/12/2010 at 04:55 #

    Wahh makasih bgt jweng Sya, nama ibuku Markia bt Abd.Gani.. Sekali lagi makasich *kecup*

  9. Sya 22/12/2010 at 04:20 #

    Sedih bacanya😦
    Saya kirim Al Fatihah utk Ibumu ya Mba. Boleh tahu namanya siapa?

    • Sya 22/12/2010 at 04:22 #

      Lupa bilang, saya juga majang blog Mba di link saya nih🙂

Trackbacks/Pingbacks

  1. Hari Ibu: Aku Besar di Pangkuanmu Bu.. « the dots of my life = my history - 23/12/2011

    […] sumber foto dan isi tulisan di atas saya kutip dari tulisan saya  di hari ibu tahun lalu yang diberi sentuhan modifikasi agar terlihat sedikit […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: