Senin Pagi Yang Hectic Adanya: Urus Jamsostek & ATM BCA

2 Nov

Sebagai seorang frilenser, biasanya aktivitas pagi saya lewatin dengan leyeh-leyeh, misalnya mandi menjelang adzan juhur, sarapan sambil nonton tv atau dvd, baca novel sambil tidur-tiduran, atau sekedar blog walking. Namun, Senin pagi ini saya ga bisa ngelakuin itu semua… pasalnya ada 2 urusan yang sebisa mungkin saya kelarin a.s.a.p. yaitu ngurus pencairan jamsostek dan ganti kartu ATM BCA yang hilang. Di bawah ini saya coba rinci dua urusan yang akan saya ulas sedikit yahhh sapa tau kebetulan ada yang berkasus sama seperti saya.

Urusan Jamsostek

Sejak resign awal Juni kemarin, mencairkan JHT (jaminan hari tua)  jamsostek memang menjadi salah satu yang akan saya lakukan. Karena apa? karena yaaa tabungan saya selama 5 tahun kerja nilainya lumayan lahh.

Kalau saat ini kamu memiliki kartu jamsostek dan berstatus seperti saya (sudah tidak terikat kerja dengan satu perusahaan manapun) dan berencana mencairkan dana yang tertabung di sana, berikut rincian persyaratannya:

  • Sudah menjadi  peserta/anggota selama 5 tahun
  • Telah berhenti bekerja dan masa tunggu 1 bulan dari iuran terakhir
  • Mengisi formulir dan surat pernyataan yang disediakan di kantor jamsostek
  • Foto copy KTP (asli di bawa)
  • Foto copy Kartu Keluarga (asli dibawa)
  • Foto copy surat berhenti kerja (asli dibawa)
  • Kartu Jamsostek (foto copy dan asli)
  • Syarat tambahan, siapin juga foto copy halaman muka buku rekening seandainya uang jamsosteknya tidak ingin diambil secara cash

Syarat pencairan dana jamsostek

Form isian jamsostek

Karena Oktober 2010 ini keanggotaan jamsostek saya persis 5 tahun (terdaftar sejak Okt 2005), saya memang berencana mencairkan tabungan jamsostek saya November ini.  Oleh karena itu, sejak awal Oktober saya sudah mulai mencari-cari informasi mengenai persyaratan-persyaratan di atas dan segera mempersiapkan semuanya. Dari hasil gugling saya jadi tahu kalau pencairan dana jamsostek bisa dilakukan di kantor jamsostek cabang mana saja. Mengenai lokasi kantor jamsostek, saya memutuskan untuk menyelesaikan urusan ini di kantor jamsostek Cilandak *alasannya karena ga terlalu jauh dari rumah mertua* (info alamat kantor jamsostek jabodetabek silakan klik di sini).

Akhirnya, di pertengahan Oktober kemarin saya sempat main ke Jamsostek Cilandak untuk sekedar ngecek saldo tabungan dan ambil formulir isian jamsostek. alamakkkk antriiiiii betul. Tapi, berhubung saya cuma mau ngecek saldo, saya ga perlu antri lama-lama. Dari tanya-tanya, akhirnya ketahuan kalau kartu jamsostek saya masih aktif yang berarti perusahaan tempat saya bekerja dulu belum menonaktifkannya. Kata mas-mas tellernya, bulan depan saya belum bisa mencairkan seandainya status keanggotaan saya masih aktif. Saya pun langsung nelpon ke teman kantor saya yang memang mengurusi soal jamsostek dan ternyata benar dia belum klarifikasi ke Jamsostek Salemba tempat saya terdaftar… duuuhhhh gimana sihhh kan udah  6 bulan lohhh (Tips 1: Sebelum ke kantor jamsostek, pastikan untuk mengecek keanggotaan masih aktif/tidak dengan menghubungi pihak kantor tempat bekerja terakhir). Dan hari itu juga, teman saya segera menonaktifkan dan katanya bulan November udah bisa dicairin.

Sooo, jadilah di hari Senin, 01 Nov ini saya usahakan untuk mampir lagi ke Jamsostek Cilandak untuk mencairkan tabungan saya, niatnya sih mo saya pake untuk beli hewan kurban (amiinn). Atas dasar kesoktahuan saya yang ngerasa kalau paling-paling jamsostek bukanya jam 09.00, saya pun datang ke sana pk.09.00. Begitu sampe sana, wakkwaawww ealahhh taunya udah ramehh betul sama orang yang antri, usut punya usut ternyata jam bukanya pk.08.00 (Tips 2:  untuk dapat nomor antrian awal, sebaiknya datang sebelum pk.08.00).

Tadinya, saya niat mo ambil antrian yang cash saja, tapi karena diperkirakan kalau saya antri yang cash kemungkinan baru bisa selesai setelah jam makan siang. Berhubung saya masih ada urusan lain saya pun berubah haluan untuk ambil antrian yang transfer (hanya perlu nunggu 3 orang).

Begitu nomor saya dipanggil, saya langsung ke tellernya. Setelah memeriksa semua kelengkapan berkas, mas-mas tellernya menyuruh saya menghadap ke kamera yang memang terpajang di atas meja teller dan cheerssss saya pun difoto (Tips 3: kalo mau menyalurkan kenarsisan diri dan kepingin tetap keliatan cakep pas difoto, jangan lupa senyum tiga jari yaa, cheersss 😆 ). Tujuan dari foto diri mungkin untuk dijadiin sebagai bukti otentik siapa yang mencairkan dana jamsostek,  seandainya suatu saat ada komplainan, ini baru mungkin lohhh!!  (kalau besok ada yang mau urus jamsostek, tolong tanyain yaaa!)

Setelah selesai urusan foto, saya dikasih form kuning sebagai bukti pencairan dana jamsostek dan katanya uang saya akan sampai ke rekening paling lama 7 hari kerja. Di kertas kuning juga ada kontak person bagian transfer yang bisa dihubungi just in case sampai batas waktu 7 hari tersebut uang saya belum ditransfer juga.

Sampai sini urusan Jamsostek done, tinggal menunggu 7 hari dari sekarang deh.. smoga lancarrrrr.. amiinn

Update cerita jamsostek: barusan (04 Nov ’10) saya ngecek mutasi transaksi di E-Banking, ternyata tabungan jamsostek saya udh masuk ke rekening dr tgl 2 Nov’10, berarti pencairan dananya cuma nunggu 1 hr kerja, cepet yah? Jadi, saran saya kalau mau ambil jamsostek sebaiknya via transfer aja. Karena selain ga perlu repot antri, uang kita bisa aman dari incaran pencopet/dari godaan belanja-belanja yg ga perlu dan uang kita pun bisa mengendap di tabungan

 

Urusan ATM BCA yang Hilang

Sebelum mengurus-urus sesuatu, seperti biasa saya cari-cari info dulu di internet. Dari info yang saya dapat, saya harus menyiapkan surat kehilangan dari kepolisian dan untuk pengurusannya bisa di BCA cabanga mana saja, makanya dari Jamsostek saya langsung ngangkot menuju BCA terdekat, yaitu BCA Fatmawati.

Sampai BCA Fatmawati, saya langsung memastikan ke satpam mengenai bisa tidaknya mengganti ATM yang hilang secara saya tidak buka rekening di situ. Setelah OK, saya pun dikasih form isian untuk penggantian ATM dan karena CSnya ga antri, usai ngisi-ngisi saya bisa langsung melapor. Saya pun langsung menyerahkan KTP dan surat kehilangan dari polisi. But guess what? yang diambil cuma KTP saya aja gituh “kita udah lama ga perlu pakai surat polisi mba, cukup KTP aja” kata mba-mba CSnya. Yaaa emppiiii, udah bela-belain ke kantor polisi kemaren sore ehhh ternyata ga kepake *uang 20 rebong melayang sia-sia deh :mrgreen:* (Tips 4: Jadiii, kalo mau ngurus ATM BCA yang ilang, ga usah repot-repot bikin surat kehilangan yaaa!)

Ga perlu lama-lama, ATM baru saya pun sudah ada di genggaman lagi dan sudah bisa dipergunakan sebagaimana mustinya oleh suami saya tercinta.

11 Responses to “Senin Pagi Yang Hectic Adanya: Urus Jamsostek & ATM BCA”

  1. zoothera 11/12/2010 at 11:43 #

    @cha2, iya say waktu itu CSnya bilang udh ga perlu surat kehilangan lg cukup pake ktp aja, kecuali kalo yg hilang token Keybca baru hrs pake surat kehilangan. Mendingan kamu ke bca dulu, drpd udh ke kantor polisi tp nanti ga kepake kan buang2 waktu. Oks!🙂

  2. cha2 11/12/2010 at 02:48 #

    benaran ya mbak ga perlu pake surat khilangan???soalny ATMku jg hlg and baru ketauan pagi ini…

  3. edda 08/11/2010 at 03:21 #

    wah wah repot jg y mbak:mrgreen:
    moga cpet kelar deh mbak

    • zoothera 10/11/2010 at 00:09 #

      alhamdulillah udah kelar hari itu juga edda…😀

  4. Mbah Jiwo 05/11/2010 at 05:28 #

    sok sibuk kamu he he

    • zoothera 10/11/2010 at 00:08 #

      emang pagi itu sibuksss sekali weeee…🙂

  5. Yeni-Jeni Wahyu 02/11/2010 at 07:12 #

    mbak anis lg sibuk nggarap project apa nih? kalo urusan diatasa pada kelar, kan ga kepikiran lagi ya..hehe hari yg krodit dan antri

    • Zoothera 02/11/2010 at 08:50 #

      Iya, Semoga aja bener 7 hari sdh masuk k rekening uang jamsosteknya, soalnya mo dipake utk beli kambing kurban.. itung2 ngurangin cashflow bulan ini.
      Aku skarang lagi ada gawean nulis artikel utk majalah komunitas anti aging mba yeni, lumayan lah untuk jajan-jajan atau seengganya kalo mau nyalon ga perlu mnta sama suami😆

  6. Asop 02/11/2010 at 04:56 #

    Ah, Mbak ini, frilenser ternyata…😀
    Jangan cepet lengser ya Mbak…😆 *apaansihsayaini* :mrgreen:

    • zoothera 02/11/2010 at 06:24 #

      Ho oh, critanya ibu rumah tangga yang lagi berikhtiar utk mendapatkan momongan, tapi tetep kerja dari rumah gitchuu lohhh sop.. bagaimana kalau yang lengser bapak pimpinan DPR kita aja, itu tuh Yang terhormat Bp. Marzuki Ali hehehehe *apapulainisih?*😆

      • Asop 02/11/2010 at 09:22 #

        Heeee boleh boleh, saya pikir itu ide bagus, Mbak.😀

        Di artikel ini, Pak Marzuki udah bikin sepuluh kontroversi.:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: