Wahay Lelaki!!! Belajarlah Sedikit dari Filosofi Burung Parkit

1 Oct

Dulunya,  saya pikir hanya merpati dan buaya jantan saja jenis binatang yang setia dengan pasangannya, tetapi ternyata burung parkit (Melopsittacus undulatus) jantan juga terkenal akan kesetiaannya. Berikut filosofi mengenai kesetiaan burung parkit yang infonya saya maktub dan resumekan dari buku berjudul “Parkit” terbitan mantan kantor saya.

Parkit jantan dikenal sangat setia dengan pasangannya dan takaran kesetiaannya itu boleh dikatakan long lasting dan terjadi dalam periode cukup panjang. Salah satu perilaku setia parkit jantan bisa dilihat dari kesabarannya menunggui parkit betina yang sedang aktif bertelur di dalam sangkarnya (dari luar sangkar), bahkan dia selalu menyenandungkan siulannya laksana menghibur sang betina yang sedang berjuang menelurkan generasi barunya. Selama periode bertelur, parkit betina akan menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam sangkar. Selama waktu itu pula sang jantan menemaninya. Kemudian pada saat betina mengerami telurnya, parkit jantan sesekali pergi meninggalkan sangkar. Namun, bukan berarti dia membebaskan diri dari tanggung jawabnya. Parkit jantan selalu tetap memperhatikan pasangannya dan calon anaknya dengan cara mengirim makanan dari luar kotak saran untuk betinanya. O iya, parkit jantan ternyata benar-benar jantan, hal ini terbukti dari keberaniannya menghalau parkit lain yang berani-berani mengusik pasangannya. Setelah anaknya berhasil dierami, parkit jantan bersama betinanya bekerjasama dalam mengurus anaknya, misalnya dengan cara menyuapi makan anak-anaknya. Mereka masih terus menyuapi hingga anaknya berumur kurang lebih 40 hari. Pada umur-umur segitu, anak-anak parkit sudah besar dan perlahan mulai meninggalkan kotak sarangnya untuk belajar terbang. Setelah dirasa yakin anak-anaknya matang dan dewasa, mereka pun kembali melanjutkan percintaan mereka untuk kembali menelurkan generasi-generasi mereka yang kelak akan mengikuti sifat baik orang tua mereka, yakni setia, penyayang, pelindung, dan tumbuh dewasa menjadi orang tua yang bertanggung jawab terhadap keluarganya.. “

Doooohhhh so sweet banget gak sih??

Mungkin banget kali ya seandainya hal-hal seperti yang terurai di atas diterapkan dalam kehidupan manusia yang sedang menjalankan kehidupan berumah tangga. Dengan demikian kan tidak mustahil cap keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah akan terealisasi.

Jadi kesimpulannya nih, bagi para manusia pejantan (baca: kaum lelaki) yang tidak bisa berperilaku setia dan bertanggung jawab layaknya  parkit jantan (kayanya banyak banget ya di muka bumi ini?), sepertinya boleh belajar sedikit dari filosofi di atas, biar gak maluuu-maluin, moso’ kalah sama burung…. 😀

Catatan:

Tulisan ini merupakan recycle dari postingan lama di frenster saya… apa kabar yaa frenster??

9 Responses to “Wahay Lelaki!!! Belajarlah Sedikit dari Filosofi Burung Parkit”

  1. Lyliana Tia 02/03/2011 at 09:37 #

    ooh buaya jantan juga setria yah nis? gw baru tau… lalu knapa klo laki2 yg gak setia disebut laki2 buaya yah? hehehe…

    ohya ada satu lagi binatang langka yg setia sama pasangannya.. Mereka memang penganut monogami.. Tarseus! Binatang langka yg salah satunya ada di Sulawesi Utara, gw ngeliat pas kmrn mudik..

    ttg Tarsius: http://id.wikipedia.org/wiki/Tarsius

  2. Saeful Ulum 01/02/2011 at 11:41 #

    Saya termasuk species laki-laki setia lho teh ..🙂

  3. Yan'shu 31/01/2011 at 10:44 #

    wieh…
    mantap tuh parkitnya…
    semoga saya minimal bisa seperti parkit yang selalu setia…
    salam kenal.
    tuker link ??

  4. Zoothera 02/10/2010 at 15:32 #

    @ OmJay: betol betol betol!!! Kalo yg merasa lelaki sejati pasti udah dr sonohnya brprilaku kek begini ya ngga om?🙂

    @ tukang parkir eh mimpi pribumi: setia? Harus itu (y) utk judul bs tentatif ko om, gimana kalo biar kesannya personal utk om judulnya jd gini “wahay tukang parkir, belajarlah dr burung parkit” :p

  5. mimpi-pribumi 02/10/2010 at 15:09 #

    aku juga setia lho!!
    tapi aku bukan parkit…tapi tukang parkir..

  6. ~jayaros 01/10/2010 at 15:47 #

    *tingkah laku si~parkit contoh yang pantas di tiru oleh laki-laki (termasuk gue … hihihi)😛

  7. Zoothera 01/10/2010 at 12:37 #

    @Asop: iya iya saya saya percaya percaya kok sama dik Asop yg baek hati😀
    @Phiy: kalo banyak2 nanti malu ketauan bgt ga setianya, tul gax?🙂

  8. phiy 01/10/2010 at 11:48 #

    kenapa lelakinya cuma disuruh belajar sedikit mba, ngga banyak2 aja?:mrgreen:

  9. Asop 01/10/2010 at 08:40 #

    Hehehe, saya sangat menghargai wanita kok Mbak..😳
    Mau bukti? Ada di posting-an saya di sini:
    http://asopusitemus.com/2010/05/16/wanita/😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: