Alhamdulillah kami sudah resmi membeli rumah…

30 May

Kemarin, persisnya Kamis 29 Mei 2008, saya dan suami sengaja mengambil jatah cuti satu hari untuk memenuhi panggilan akad kredit rumah di Notaris rujukan Developer & Bank BNI Syariah, yaitu notaris Supriyanto yang berlokasi di salah satu ruko di Depok Mall.

Karena panggilan akadnya jam satu yang akhirnya dimundurin jadi jam dua, saya dan suami masih sempet berleyeh-leyeh di rumah  (mertua)..yaa lumayan lahhh sampai setengah sebelas.

Setengah sebelas lebih dikit , saya dan suami plus dua orang teman beranjak dari rumah mertua dan langsung meluncur ke Bank BCA di bilangan Fatmawati untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran DP rumah.

Tuntas dalam hal-hal yang berkaitan dengan depemendepe, kami pun langsung mengarah ke Depok Mall.

Sampai sana ternyata masih kecepetan. Akhirnya kami memutuskan untuk muter-muter di dalam Depok Mall dan cari makan siang.

Tepat setengah dua, saya dan suami beringsut menuju kantor notaris, sementara dua orang teman kami memilih tetap jalan-jalan di mall.

Menempati lantai dua dari gerai telkomsel, kantor notarisnya hanya seukuran dua kubikel. Di antara ruang tunggu (yang lebih mirip ruang tunggu klinik) dengan ruang notarisnya hanya dibatasin dengan jendela kaca sehingga pemandangan di dalamnya bisa keliatan. Kurang lebih mirip kantor-kantor di kelurahan gitu deh.

Begitu sampai, kami langsung dipersilakan duduk di ruang tunggu.

Ya, kami harus nunggu dulukarena notaris dan developernya beloman datang. Di tempat tunggu juga sudah ada pasangan lain yang sudah lebih lama nunggu di situ. Walhasil begitu notaris datang, mereka duluan deh yang dilayanin.

Sekitar jam tiga kurang seperempat akhirnya saya dan suami dipanggil masuk ke dalam ruangan (padahal pihak bank BNI Syariah belum nongol).  Urusan akad dengan notaris diwarnai dengan prosesi paraf-memaraf (saya dan suami) di setiap lembar kertas berisi pernyataan-pernyataan yang diakhiri dengan menandatangani materai di akhir pernyataan. Belum genap urusan paraf dan tandatangan kelar, dua orang dari bank BNI Syariah muncul.

Setelah urusan dengan notaris selesai, kami langsung melanjutkan urusan administrasi perbankan.

Sampai sini, URUSAN AKAD KREDIT RUMAH PUN USAI

Menurut Bapak Notaris, terhitung hari itu saya dan suami sudah resmi membeli sebuah rumah.. yipiiieee senangnyah.

Setelah ini, pembangunan rumah akan langsung dimulai dan diprediksi awal tahun 2009 sudah bisa serah terima kunci (insya Allah).

Tapi eh tapi terhitung mulai bulan depan berarti kami juga sudah harus komit untuk  lebih merapatkan pundi-pundi  pengeluaran. Bukan cuma karena semua harga barang-barang keperluan yang melambung akibat BBM naik, melainkan juga karena mulai bulan depan hingga 15 tahun ke depan kami berkewajiban  memostingkan pengeluaran untuk menyicil KPR.

Besar harapan kami, setelah 5 tahun nyicil kami ada rejeki lebih sehingga minimal bisa mengurangi biaya pokok dan menurunkan angka cicilan. Amiin.

Oiya, rumah yang jadi pilihan kami itu lokasinya di daerah Margonda, Depok, persisnya di seberang Universitas Gunadarma, persisnya 400 meter dari Jalan Kapuk, namanya Pondok Cina Residence II.

Catatan:

Alasan kami memilih kredit di Perbankan Syariah adalah agar angka cicilan selama 15 tahun tetap flat, tidak berfluktuasi seperti halnya kalau di perbankan biasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: