“Siklus yang mengirskan hampir selalu bertautan dengan momen-momen bahagia. Pesta akhir tahun, vakansi sekolah, lebaran, valentin atau hari kasih sayang. Beri jeda sebulan-dua bulan. Lewat dari masa itu, klinik kebidanan di sejumlah wilayah Jakarta dilanda kesibukan ekstra. Gadis remaja hingga wanita dewasa mengantre ke klikinik dalam kondisi berbadan dua. Tujuan mereka mengenyahkan janin secara ekspres dan tuntas, tas.” (dikutip dari body awal artikel berjudul kurang lebih sama dgn judul tulisan saya ini, yakni “Panen Musim Gugur” dlm majalah Tempo edisi 11-17 Mei 2009).
Kalau gak merhatiin tanda kutip di depan dan di belakang kata gugur, barangkali judul tulisan ini akan menjadi rangkaian kata yang indah bila diucapkan.
Tapiiii…….yang dimaksud dengan kata gugur tsb sebenernya jauuuuuhhh sekali dari kata-kata indah.
Kata gugur yang dimaksud dalam artikel tsb sepadan dengan kata aborsi alias meng-gugur-kan dengan paksa.
Waktu baca judul kecil di sudut kiri cover majalah Tempo bertitel “investigasi bisnis aborsi ilegal”, saya langsung ngabain berita utama yang ngebahas tentang Antasari yang pada awalnya memang menjadi daya tarik saya untuk membaca majalah itu.
Sumpeee dehhhh usai baca semua ulasan investigasi tersebut, saya berasa geraaaaammmmmmmm dan sediiihhhhh bwanggeutthhhhh, secara saya pernah ngalamin yang namanya aborsi spontan (ke-gugur-an) dan rasa sedihnya masih bisa saya rasain ampe sekarang. Nah ini ko ya orag dikasih kesempatan dan kepercayaan untuk mempertahankan kehamilannya malahan kpinginan ngalamin yang namanya keguguran (paksa).
Helloooowwww!!!
Ga tau apahhh kalo ternyata proses terjadinya anak, mulai dari pertemuan sperma dgn sel telur ampe ditiupnya roh, itutuh butuh proses yang berliku-liku dan yang ber”main” di situ itutuh bener-bener cuma Tangan Tuhan??
Bener-bener dunia sudah gila, urusan tangan Tuhan kok bisa-bisanya dijadiin sebagai ladang bisnis… makanya gak heran kalo kegiatan aborsi jadi bisa dikaitkan dengan kegiatan musiman bagi oknum dokter dan para calo aborsi, lawong demandnya cukup tinggi…
Naudzubillah minzalik semoga kita tidak termasuk dalam golongan orang-orang seperti itu aminn.
___________________________________________________________________________________________________
Catatan:
Tulisan ini repost dari arsip tulisan lawas saya di Bulan Mei 2009





halo mbak, salam kenal
aku browsing klinik yasmin nemun blog mbak deh.
piye kelanjutan insemnya?
di update lagi dong blognya
trimaksih atas semua informasinya
info yang sangat kreatif gan ….
nauzubillah…
Astagfiirulloh, tega ya…sampai berbuat sekeji itu, semoga cepat tobat orang yang berbuat aborsi. mahluk Alloh kasian itu..
Aborsi sdh mnjadi polemik sosial yang mulai diangp sebagai ‘jalan’ keluar jika terjadi kehamilan di luar nikah atau bahkan parahnya jk dari pasangan menikah [tanpa alasan medis yg mndukung].
gratis novel-novel 3D
ckckck…
itu pasti ada karmanya….
oia, addressQ ganti, yang dulu yansuhirman.wp skrg jadi sianakmuda.wordpress.com yak… (#iinfo)
ayooo tentang keras aboorsi …. jangan biarkan adek2 kecil mati sia2
salam kenal ya mbak
amiiin,, semoga ga berkelanjutan yg seperti itu ya mbak
bukan zaman yg gila mba anis tapi orang2 yg sduah ga waras alisa ga menggunakan akal sehat.
pasti ada hikmah di setiap kejadian. selalu berfikir positif… tetap semangat sahabat…
makin prihatin ya mb…dgn maraknya aborsi..
pdhal klo liat dedek bayi yg bru lahir aja gemes,,lucu bgt..
kok yaa tega2nya digugurin
aku selalu ngeri kalau ada berita “gugur”, entah disengaja seperi “aborsi” atau tak sengaja keguguran.
tapi yg paling ngeri ya “aborsi” itu sendiri. fiuh, gak bisa bayangin dah.
cukup lumayan ya terdiam…jangan sampai
dari anggle:salam kenal bos,hebat juga org indonesia, karya anak bangsa bisa dilihat disini.. webmuara teknologi
dan disini kita bisa berkenalan penulisan artikel di jasa artikel murah
ya Allah ya Rabb…
betapa menyedihkannya
Berawal dari rasa tidak syukur…Nauzubillah..