Archive | January, 2012

Weekly Photo Challenge: Peaceful

21 Jan

Perasaan damai….

Saya bisa menemukannya tak jauh dari area rumah

Di suatu tempat bernama UI-Depok

Pemandangan tepi danau, area pedistrian, dan pepohonan yang hijau

Mampu menciptakan rasa nyaman serta damai

Menjadi penyempurna Sabtu/Minggu pagi saya

Semangat pagi semua…..

 


 

Histeroskopi: Episode lanjutan (bagian-2)

16 Jan

ini lanjutan dari cerita sebelumnya…

Histeroskopi III

Setelah histeroskopi ke-2, saya tidak lagi dikasih antibiotik yang melalui suntikan, tapi hanya diresepin antibiotik Dalacyn untuk diminum selama 14 hari… leganyahh…

Berhubung di akhir tahun 2011 tamu bulanan masih ngetok-ngetok (heran dehh dateng terus padahal gak pernah diundang), maka di pekan pertama awal tahun 2012 (07/01/12) saya datang kontrol lagi.

Sebenernya pengen dateng hari Jumatnya (06/01/12) tapi ternyata miskom jadi terpaksa deh dateng hari Sabtu lagi.

Biar kejadian bulan lalu ga keulang saya berangkat bener-bener lebih pagi dan terpaksa saya dan suami sarapan di jalan. Yaa itung-itung keterpaksaan membawa keromantisan, saya jadi harus telaten nyuapin suami yang lagi nyetir.. Hahaha udah lama banget ga ngelakonin kek beginian. Dulu-dulu waktu masih pacaran lumayan sering padahal, setiap ada kesempatan belajar masak mantan pacar kepengen nyobain trus pas ketemuan dia minta disuapin karena biasanya makannya pas sambil nyetir :lol:

Karena datangnya masih agak pagi, saya bisa dapat antrian awal, alhamdulillah.

Ada yang baru dari klinik Yasmin di tahun 2012 ini, pasien yang mau diambil tindakannya dikasih gelang pasien berwarna pink *mecing euy sama outfit hari itu: kaos + jilbab pink*.. Tapi kenapa pas dipasangin tuh gelang berasa aneh aja, kok ya mirip pasien rawat inap gitu..

Gelang pasien Yasmin

lanjut cerita histeroskopi

Ehem Ehem.. Ini dia para Jawara Ce-I-eN-Te-A…….

13 Jan

Seperti janji saya sebelumnya, saya akan mengumumkan nama-nama yang menjadi jawara di 5th Anniversary Giveaway: Ce.I.eN.Te.A persis satu hari setelah eniperseri ke-5 saya dan suami.

Namun, sebelum ngumumin nama-nama para jawara, izinin saya cerita sedikit dulu yaa.. sebentar aja kok.. yah yah yah gapapayah.. :wink:

__________________________________________________________________________________________________

12012012, cantik yaa angkanya?

Alhamdulillah kemarin genap 5 tahun saya dan suami mengarungi lautan rumah tangga yang Alhamdulillah hingga saat ini selalu dipenuhi dengan gelombang-gelombang Cinta (Anthurium kalee gelombang cinta :lol: ).

Persis di tanggal 12012012 pasangan suami isteri beda generasi juga merayakan ultah pernikahan mereka yang ke-32 tahun. Mereka tak lain adalah papa-mama mertua saya. Ya, tanggal pernikahan mereka memang menjadi inspirasi dari saya dan suami untuk menghelatkan momen sekali seumur hidup lima tahun silam.

Alasannya? Sebenernya ga ada alasan yang mutlak banget sih, cuma memang punya cita-cita untuk menikah di hari Jumat yang notabene kerap dianggap sebagai “hari baik”. Secara kebetulan, 12 Januari tahun 2007 jatuh pada hari Jumat.. tanpa ragu-ragu kami memilih tanggal itu. Alasan lainnya yang lebih ga tau diri sih biar bisa nebeng ngerayain eniperserian bareng.. hahahaa.. siapa tau pas mereka ultah pernikahan emas, kami bisa patungan ikutan ngerayain kekekekeke… *kagak mo’ rugi banget dah ah*

Kemarin sebenernya ga ada perayaan se pe si yal sama sekali karena ada banyak faktor teknis yang ga menunjang kami untuk bikin syukuran ditambah saya didatengin sama penyakit langganan, masup angin. Jadilah kerokan dari suami menjadi kado ulang tahun pernikahan terindah buat saya.. abis itu, jam 8-an saya udah molor deh… what a perfect 2 closing the day… ahhahahaa

Walo begitu, pada dasarnya saya beribu-ribu kali mengucap syukur Alhamdulillah atas nikmat cintaNYA karena telah membiarkan saya dan suami untuk terus merasakan betapa indah+bahagianya mencintai dan dicintai.

Udah ah ngemeng mululu, nti yang ada curcolnya malah yang kebanyakan..

________________________________________________________________________________________________

Sekarang, mari kembali menyoal GA Ce-I-eN-Te-A yang resmi saya helat 1 bulan lalu.

Awal ngadain GA ini sebenernya agak gak pede tuh, tapi karena memang udah niat makanya dipede-pedein.

Ternyatah, Alhamdulillah wa syukurillah responnyah Ruarhhhh Biyasahhh.. saya ampe kaget juga tiap ari ada aja notif komen yang masup ke imel. Aselikkk, rekor banget, masuk 167 komen dalam satu postingan dan dari dua kategori yang digelar total blogger yang berpartisipasi ada 61 peserta (25 kat.1 + 26 kat.2). Walhasil bertebaranlah kata CINTA di mana mana.. dan jujur semuanya keren-kerennnhhh… maka dari itu saya gak berani ngejuri sendirian, bisa-bisa nanti saya menangin semuanya. Nyang ada uang belanja 1 tahun udah abis di awal tahun buat beliin hadiah hahaha lebay..

Ksimpulannya, ternyata apa yang nenek bilang itu beneran, buatlah kontes/GA dijamin Anda akan tahu betapa indahnya bersilaturahim dengan ratusan orang yang semula tidak/belum Anda kenal. Percayalah… :)

Eniho…mana inihhh nama-nama jawara Ce-I-eN-Te-A-nya??

Iya iya, baiklah ini saya tulisin di bawah yaaksss…

Berhubung saya lagi hepi, pemenangnya saya tambahin 2 lagi. Jadi totalnya ada 5 pemenang dari masing-masing kategori.. gimanah, baik kan saya? :oops:

Nyok disimak siapa sikk yang jadi jawara Ce-I-eN-Te-A?

Histeroskopi: Episode lanjutan (bagian-1)

11 Jan

Seperti yang sudah saya ceritakan di postingan berjudul Histeroskopi: dalam episode shooting rahim, saya berniat menceritakan episode suntik-menyuntik antibiotik. Cuma, berhubung prosesi histeroskopi sepertinya masih terus berlanjut saya sengaja ingin merapel semuanya biar sekalian.

Begini…..

Markijut (mari kita lanjut)

Coba-coba bikin sushi

4 Jan

Sushi…

Dulu saya gak suka sama sushi, tapi karena suami saya suka banget sama salah satu varian makanan Negeri Sakura ini, akhirnya saya belajar menyukainya.

Awalnya, saya hanya berani mencoba yang bahan-bahannya sudah matang dan pelan-pelan mulai memberanikan diri mencoba sushi yang mentah, dengan syarat harus dicocolin duli ke saos soyu yang agak banyak + wasabi.

Sushi yang mentah

Kemarin, saya iseng coba bikin sushi di rumah.

Ternyata gampang loh…

Kebetulan beberapa waktu lalu saya sempat beli kulit rumput laut/nori saset yang seukuran satu sushi.

Kalau ada yang mau nyoba juga, yukk diintip resep “sushi tuna mayo” ala zoothera berikut.

Markijut (mari kita lanjut)

Ngeblog: Bukan sekedar mengarsip serpihan cerita

4 Jan

Belakangan ini, persisnya sejak siuman dari hiatus berkepanjangan saya mulai rajin lagi tengak-tengok blog dan memosting beberapa tulisan.

Buntut dari kegiatan ini, saya jadi mengoprak-ngoprek serpihan-serpihan tulisan lawas di beberapa blog yang pernah saya punya (blogspot, MP, dan FB). Di pertengahan November, saya mengompilasi semua arsip tulisan-tulisan saya di beberapa akun tersebut ke blog ini. Alhamdulillah walaupun yang dari MP dan FB gak bisa diimpor seperti halnya yang di blogspot, semua tulisan saya udah nyantol di arsip (masih perlu dibenahin sih kayanya karena ada beberapa yang baru judulnya doang yang masuk, kontennya ga tau tuh nyangkut di menong).

Arsip blog zoothera

Markijut (mari kita lanjut)

Apa kabar maharmu?

2 Jan

“Saya terima nikah dan kawinnya Fulanah binti Fulan dengan seperangkat alat salat dibayar tunai”

Familiar kan dengan kalimat di atas?

Kalimat yang biasanya sering terdengar lantang diucapkan oleh mempelai pria saat ijab kabul pernikahan.

Ya, seperangkat alat salat atau kadang kala ditambahkan dengan Al-Qur’an sering kali dijadikan “benda lazim” sebagai mahar pengikat resminya suatu hubungan suami-isteri.

Tapi, saat saya menikah dengan suami 12 Januari 2007 lalu, saya tidak meminta mahar yang sudah umum tersebut.

Saya hanya meminta uang tunai sebesar Rp260.996 yang sudah terangkai dalam bingkai berbentuk masjid.


Nominal Rp260.996 merupakan kepanjangan dari tanggal bersejarah saya dan suami yang menjadi saksi bertemunya bibit-bibit cinta ala “Cinta Monyet” kami, yakni 26 September tahun 1996.

Pemilihan masjid sebagai figur dari mahar tersebut semata sebagai media pengingat agar kami tidak pernah luput untuk bersujud, bertafakur, serta berdoa kepada Allah agar rumah tangga kami terus suci sesuci rumah Allah.

Sampai saat ini, bingkai mahar tersebut masih bergelayut manja di dinding kamar kami yang dengan leluasa bisa terpandang setiap kali kami terbangun di pagi hari.. dan tiap kali kami memandangnya, tiap kali pula pikiran kami bisa melayang jauh ke momen-momen sakral nan membahagiakan itu.

Catatan

Walaupun mahar yang diberi suami berupa uang, suami saya tetap memberi bingkisan berupa mukena dan Al-qur’an pink yang Alhamdulillah tidak hanya saya jadikan sebagai pajangan.

Mukena yang sudah belel dan Alqur

Ternyata bulan Januari juga menjadi bulan bersejarahnya Mba Tarry dan suami yak?

Teriring ucapan semoga rumah tangga kalian selalu diberkahi dengan kebahagiaan lahir batin dan dunia akhirat

Amiin aminn ya rabal alamin

Artikel ini diikutsertakan dalam acara GIVEAWAY “11 tahun Bersamamu” oleh Tarry KittyHolic